Tak perlu lagi
Tentang Aku: Maaf dan Terima Kasih
#365haribersyukur : Februari
#2 alhamdulillah menjadi bagian dari ini. selamat atas profeciatnya Prof!
#3 waktu luang! :)
#4 Alhamdulillah nikmat Allah :)
#5 Alhamdulillah berbicara singkat
#6 betapa hebatnya ilmu pengetahuan diiringi denganNya ;)
#7 waktu senggang!
#8 alhamdulillah merajut
#9 alhmdulilah
#10 bismillah semoga ada jalan terang :)
#11 yuk bismillah lebih terang..permudah ya ya Allah :')
#12 hujan membuat kami tertahan
#13 alhamdulillah rerempongan
#14 waktu senggang dan badai
#15 jalan jalan sore menikmati pantai
#16 GR
#17 YEAYY Wisudaaaaaahh :D
#24 proposal done :) let it be revised
#25 alhamdulillah
#26 bismillah lancar
Hujan
Saat hari-hari bergulir tanpa kata yang bergeming. Terselip pertanyaan yang ingin kulontarkan. Mungkin, aku pasti akan menanyakanmu bertubi-tubi, menjatuhi padamu seperti tetesan hujan. Dan kamu, pasti akan terdiam bahkan syaraf mata pun enggan bergerak. Seolah tertegun atas hujan tanya yang tak bisa kamu hindari.
Beruntunglah, Tuhan menghadirkan tadah menampung jawabmu. Jawabannya bukan darimu. Jawaban yang mewakilimu. Tuhan Maha Penyayang. Ia tak membiarkanku menunggu bibirmu bergerak. Ia begitu tahu betapa menyedihkan menghujani arang, yang hitamnya tak akan luntur terbawa air. Ia juga tahu bahwa sesungguhnya hujan ini begitu menyegarkan bagi lahan tandus yang sejatiNya sedang Ia persiapkan.
Hujan yang lebat kadang membawa angin, hingga tercipta badai. Memporak porandakan alam. Tapi selalu, penyejuk datang. Langit biru terpampang. Awan berarak. Hingga tercipta pelangi.
Malam Minggu
21 Febuari 2015. Hari ini ada konser Sheila on 7 dan Tulus. Sayang ga bisa nonton karena kehabisan tiket. Padahal pengen banget nonton untuk meluapkan emosi. Pasti seru banget Padahal juga udah ngerencanain dari lama. Ada yang ngajakin aja sampe aku PHPin. Ah mungkin kualat.
Jadi, sabtu ini selo banget. Menikmati hari libur dirumah. Merumahkan diri kurasa. Karena weekdays hampir memaksaku diluar bahkan sampai petang. Kegiatannya ada ada saja. Tapi yang paling penting adalah kumpul bersama teman dan sabahat.
Okay. Malam ini cukup membuatku tersenyum. Lebar. Dan bahagia terselip. Kala aku membaca tulisan tumblr Kurniawan Gunadi. Siang tadi aku juga dikirimi link akun tumblr yang cukup bagus untuk jadi bacaan.
Malam ini pula, sebuah pertanyaan terlontar.
"Pacarmu orang mana dek?"
"Hahaha. Gak punya pacar Mbak. Cariin sih.."
Menjawab pertanyaannya cukup melegakan. Bahkan tak ada sesak didada. Mungkin ini efek dari mengikhlaskan banyak hal. Ah. Leganya. Begitu menyenangkan.
Oiya, buat kamu rahasiaku, selamat malam ya. Semoga malam minggumu menyenangkan. Semoga rintitan doa mengarahkan kita pada petunjuk agar kita segera dipertemukan..
:)
With love,
Your half-soul
Selamat Y
Bercerita dengan penuh semangat.
Terdengar bahagia mencuat.
Terdengar balasan datar seolah dibuat buat.
Mungkin hanya untukmu.
Oh kusumbang sedikit untukmu.
Tersenyumlah selebar pikiranmu.
Jangan tertunduk meratapiku.
Bahagiaku sudah tanpamu.
Semoga semesta merestui.
Hingga karbondioksida terakhir yang dihepaskan.
Rasa
Sebuah rasa yang tak bertuan.
Ia ingin sekali pulang.
Ia ingin juga diakui sang tuan.
Berharap berlabuh.
Karena terasa lelah mengetuk pintu tuan.
Mengiba pada angin.
Yang hanya mengarahkan pada rindu.
Jika lusa tak jua bertuan.
Ia sirna.
Terhempas jalanan.
Dengan jejak langkah gontai.
Diatas tanah bertuliskan:
Tuan, tidakkah kau sudi membuka segala indramu agar aku bisa membaur?
Hening.
Nanar.
Lalu pupus tersapu masa.